Travel Expense 2 – 14 Agustus 2018

Pertanyaan yang pertama diajukan teman-teman saya saat saya bilang mau trip 11 hari di Hokkaido, “Budgetlu berapa?”

Terus terang saya ga bisa jawab langsung saat itu karena belum hitung detail. Memang ada perkiraan kasar tapi berhubung saya sibuk urusan lain sampai seminggu jelang hari H jadi real budgetingnya mepet.

Sekedar info, trip ini saya rencanakan sejak Oktober/November 2017, disaat Air Asia lagi promo free seat. Catat yaa kalau dibilang Free Seat, ga beneran kita bayar 0 rupiah, tetap saja ada biaya Air surcharge dll yang dibayar, memang jatuhnya lebih murah dibanding tidak promo.

Tiket pesawat CGK-CTS (Rute pergi) saya beli di bulan november 2017 dan habis 6 juta untuk 3 orang. Sudah termasuk pilih seat di pesawat CGK-KUL & KUL -CTS. 1 orang kena 2 juta, kalau tidak pilih seat harusnya lebih murah tapi kalau bawa anak kecil ga mungkin pisah2 toh?

T : Kenapa ga beli langsung PP?

J : Limit CCnya kurang soalnya πŸ˜‚πŸ˜‚

Saya transaksi di november, tagihan datang di desember langsung bayar full payment. No utang.

Lanjut….

Tiket pulang CTS – CGK saya beli di bulan Januari 2018 pas ga promo. Sekarang kena lebih mahal jadi 9 juta untuk 3 orang (Emak langsung sutrisna 🀦), sudah termasuk pilih seat di CTS-KUL & KUL-CGK. Again, transaksi di bulan januari, bayar di Februari full payment. No utang ya.

Sampai disini cerita tentang pesawat?

Any question? πŸ˜‚πŸ˜‚

***

Lanjut yaak..

Penginapan

Kami booking Air BNB sebelum susun itinerary. Kenapa?

1) Agustus masih summer di Jepang. Hotels are so DAMN expensive! Satu2nya harapan kami adalah Air BNB, tapi Air BNB ga boleh mepet2 nanti available room keburu habis.

2) Air BNB bisa tekan biaya ekstrim. Sebagai perbandingan, di booking.com/Agoda.com/Tripadvisor/Japanican, Harga hotel di sapporo pas summer ratenya 1,5 – 6 juta per malam. Yang diangka 1,5 juta lokasinya ga bagus2 amat, hoki2an banget. Dengan Air BNB, saya bisa dapat Apartment murah yang rate per malamnya 750-850ribu. Lokasi masih di tengah kota, yang penting dekat stasiun subway.

Bahagia kan?? πŸ˜€πŸ˜€

Waktu booking Air BNB, saya book untuk Host #1 dan Host #2 dulu. Host #1 sudah pasti di Sapporo karena perkiraannya kami akan eksplor tempat wisata di kota Sapporo dulu. Host #2 bebas, kebetulan setting filternya dibawah $75/night, keluarlah nama Kuriyama business hotel. Karena murah ya kami book langsung (tanpa tahu ternyata itu diluar kota 🀣🀣)

Setelah itu, ada sedikit kegalauan karena saya ingin merasakan bumi perkemahan di Jepang. Mulailah ide gila ini terlontar ke Pak suami. Intinya kami ga booking penginapan tapi booking lot di perkemahan πŸ˜‚πŸ˜‚. Minta tolong teman yang tinggal di Hiroshima untuk menelpon ke bumi perkemahan tersebut 2 bulan sebelumnya, dan reservasi berhasil.

Sekarang tinggal cari Host #3 untuk menampung kami di 2 malam terakhir di Hokkaido. Untungnya dapat lagi yang murah dan dekat stasiun subway 🎢🎢

yeay!

Sampai sini ada pertanyaan? maap panjang kali lebar, itung2an dibawah ya setelah saya puas ngemeng.

Lanjut…

Meal Budget

Sekarang mengenai budget makan. Kata emak saya, walaupun hemat, ga boleh sampai kelaparan disana, apalagi bawa anak kecil. Setuju! Saya makannya banyak jadi ga mungkin dieman-eman juga. Trip kali ini saya budgetin 1 orang 1000yen/makan x 3 jam makan x 11 hari. Dengan asumsi kami selalu dine out.

Tapi kenyataannya, mamak medit dan koret jadi menetapkan target personal untuk lebih hemat lagi. How to save money akan dibahas terpisah

Tempat wisata

Budget tempat wisata tergantung kita tipe traveller yang bagaimana. Keluarga kami tipe penikmat alam dan Hokkaido ditahbiskan sebagai Japan’s wilderness Frontier. Sayang banget kalau mainnya di sekitaran mall dan tempat wisata tematik doang. SERIOUSLY, Please enjoy all the greens and Parks.

Untungnya taman-taman di Hokkaido (dan Jepang pada umumnya) tidak dipungut bayaran sama sekali. Fasilitasnya bintang 5 dan puassss banget ajak anak petakilan ini main karena hampir pasti ada Playgroundnya. Low budget, High result hahaha 😎😎 *Prinsip mamak2 homeschooler*

baiklah… without further ado, I present you my budget πŸ˜‚πŸ˜‚

**********

Rincian awalnya :

~ Tiket pesawat PP bertiga total 15.000.000 pakai Air Asia Economy (Ga beli bagasi sama sekali)

~ Budget untuk meals

1) Transit @ DMK, Thailand
1000 baht x 439 = 439.000

2) 11 hari di Hokkaido

11 hari x 3 meals x 3 orang x Β₯1000 x Rp 131 = 12.969.000 (Dibulatkan jadi 13.000.000)

3) Transit di Kuala Lumpur

300 MYR x 3590 = 1.077.000

~ Transportasi dihitung berdasarkan tempat wisata yang akan dikunjungi. Train/Bus Fare dihitung poin ke poin dengan detail.

~ Penginapan pakai Air BNB (Booking sejak November 2017)

Host #1 (3~6 aug) $176 x 13,700 = 2.411.200
Host #2 (6~ 9 aug) $88.13 x 13,700 = 1.207.381
Host #3 (11~13 aug) $107.75x 13,700 = 1.476.175

Total = 5.094.756

~ Pengurusan Visa untuk 3 orang 525.000 x 3 = 1.575.000

Akhirnya saya putuskan bawa uang Jepang Β₯150.000 + Β₯30.000 (Allowance 20% buat jaga2) = Sekitar Rp 23.580.000

Itinerary detail bisa dilihat disini

Sepanjang perjalanan saya mencatat pengeluaran dengan detail menggunakan Apps Hand trip, dan keluarlah real expense-nya πŸ˜€πŸ˜€

** Pengeluaran Real **

1) Tiket Air Asia(PP 3 orang) 15.000.000
2) Visa 3 orang 1.575.000
3) Transit di Thai 431.176
4) 11 hari di jepang(All in) 18.208.612
5) Air BNB 3 tempat 5.094.756
6) Transit di KUL 1.077.000

7) Transport Rumah-Bandara 400.000

Total = 41.786.544 / 3 orang
= 13.928.848 (14.000.000/orang)

Tepuk Tangan dongπŸ‘πŸ‘

Murah kan? Dibandingkan ikut Tour yang minimal $1,800 πŸ˜‚πŸ˜‚ Coba aja cek Tour provider yang bikin trip ke Hokkaido, pasti harganya jauuuh diatas expense saya (Mulai Songong🀣)

Begitulah..

Sekian cuap2 pagi ini.. Kalau ada pertanyaan sila Japri aja ke saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *